Senin, Januari 26, 2009

Roma Akhiri Rekor Kandang Napoli, Lazio Memalukan


AS Roma mengakhiri rekor kandang Napoli yang tak terkalahkan jika tampil di Stadio San Paolo. Pada pekan ke-20 Serie-A, Minggu (25/1), Giallorossi tampil sangat agresif untuk melumat tuan rumah dengan skor 3-0.

Philippe Mexes, Juan dan Mirko Vucinic berbagi gol dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 63.000 penonton itu. Alhasil, kemenangan ini mengangkat posisi Roma ke urutan 6 klasemen sementara dengan total poin 33--sama dengan yang dikumpulkan Napoli yang unggul selisih gol.

Dengan demikian, harapan tim ibukota tersebut untuk terus menapak ke zona Liga Champions masih terbuka sangat lebar. Pasalnya, saat ini tim besutan Luciano Spalletti itu hanya terpaut tiga poin dari Genoa yang menghuni posisi empat.

Bahkan, bukan hal mustahil Roma membuka peluang untuk mengejar Scudetto. Selisih 10 angka dari Juventus yang sedang memimpin klasemen, masih memungkinkan bagi Francesco Totti dan kawan-kawan untuk menyusul.

Napoli yang pekan lalu menyerah 1-2 dari Chievo bertekad bangkit dan meraih poin penuh pada pertandingan ini. Namun, ambisi mereka itu sirna ketika Mexes mencetak gol pada menit ke-18, saat meneruskan bola tendangan bebas David Pizarro.

Setelah tendangan bebas Ezequiel Lavezzi ke pojok tiang jauh bisa diselamatkan Doni dengan sebuah aksi spektakuler, Roma bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-32, ketika Juan menyundul bola umpan tendangan pojok. Skor 2-0 yang bertahan sampai turun minum ini membuat mental para pemain Napoli jatuh.

Kesempatan ini bisa dimaksimalkan para pemain Roma. Bermain lebih agresif di babak kedua, "tim Serigala" tersebut kembali mendapatkan satu gol pada menit ke-50, kali ini lewat aksi Vucinic yang menjadi incaran Real Madrid.

Jika Roma sukses di kandang lawan, Lazio yang merupakan rival sekotanya justru menanggung malu. Menjamu Cagliari di Stadion Olimpico, Biancoceleste kalah dengan skor telak, 1-4. Ini tentu menjadi kegagalan yang menyesakkan karena dengan demikian, peluang Lazio untuk masuk zona Liga Champions semakin tipis.

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP