Tampilkan postingan dengan label liga spanyol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liga spanyol. Tampilkan semua postingan

Minggu, Februari 08, 2009

Giliran Casillas Masuk Buku Rekor Madrid


Madrid - Buku rekor Real Madrid kembali mencatatkan nama baru di dalamnya pekan ini. Setelah Raul Gonzales, kini gantian Iker Casillas yang menorehkan sebuah pencapaian menyusul kemenangan tipis atas Racing Santander.

Raul pekan lalu kembali mencatatkan namanya di buku rekor Madrid setelah mencetak gol yang membuatnya menyamai jumlah gol Alfredo Di Stefano sebagai top skorer sepanjang masa klub. Sementara dengan penampilannya dinihari tadi, Casillas menyamai catatan Paco Buyo sebagai kiper dengan penampilan terbanyak untuk Madrid.

Dengan laga di Santiago Berneabeu tersebut, Casillas kini sudah 454 kali mengawal gawang Los Merengues di semua ajang, menyamai rekor milik penjaga gawang Madrid di era 1980-1990-an Paco Buyo. Torehan yang sungguh fenomenal mengingat usia kiper internasional Spanyol itu baru 27 tahun.

"Sebelumnya saya tak tahu kalau saya akan memecahkan sebuah rekor sampai wartawan memberitahu saya dua bulan lalu. Sebuah kehormatan untuk bisa menyamai rekor Paco Buyo, idola buat banyak penjaga gawang, dan akan sangat menyenangkan untuk bisa melewati rekornya," ungkap Casillas usai pertandingan seperti diberitakan Marca.

Saya tak pernah membayangkannya saat menjalani debut bersama Madrid," sambung kiper nomor satu Spanyol itu.

Laga pertama Casillas bersama Madrid terjadi pada 12 September 1999 menghadapi Athletic Bilbao. Setelah menjalani 454 laga, kiper hasil binaan sekolah sepakbola Madrid itu sudah memenangi empat gelar La Liga, dua tropi Liga Champions dan satu Piala Interkontinental. Torehan lain Casillas adalah sukses mengantar Madrid merebut tiga gelar Piala Super Spanyol juga Piala Super Eropa.

Dengan umur yang masih muda dan usia produktif kiper yang lebih panjang, Casillas malah berpeluang memecahkan rekor penampil terbanyak buat "Si Putih". Hal mana diakui sendiri oleh Buyo

"Itu tidak menyakitkan saat rekor yang Anda miliki dipecahkan oleh kiper terbaik di dunia. Karena kualitas fisik dan skillnya, Casillas akan bermain lebih banyak dibanding Raul dan memecahkan rekor klub ini. Dia punya keinginan besar untuk memenangi kejuaraan dan terus berkembang," sanjung Buyo.

Saat ini hanya ada lima pemain yang punya catatan pertandingan lebih banyak dibanding Casillas yakni: Manolo Sanchis (712), Raul (684), Carlos Santillana (643), Paco Gento (605) dan Fernando Hierro (601).

Read more...

Minggu, Januari 25, 2009

Barca Menang Telak Lagi


Barcelona - Barcelona semakin menunjukkan kedigdayaannya di La Liga Primera. Menjamu Numancia di Camp Nou, El Barca kembali memetik kemenangan besar yang membuat mereka unggul 15 poin atas pesaing terdekatnya.

Numancia adalah satu-satunya klub Liga Spanyol yang belum pernah dijebol gawangnya oleh barca sepanjang musim ini. Di pertemuan pertama Agustus lalu mereka bahkan bisa mempermalukan Carlesy Puyol cs dengan kemenangan 1-0.

Namun dinihari tadi Numancia tak bisa lagi mengulangi sukses mereka lima bulan lalu. Meski sempat memberi perlawanan sengit di paruh pertama dan menahan tuan rumah tanpa gol, di paruh kedua gawang mereka jebol empat kali dan cuma bisa membalas dengan satu gol.

Tambahan tiga poin membuat Barca makin perkasa di puncak klasemen. Mereka kini unggul 15 poin atas Real Madrid yang duduk diposisi kedua dan baru akan bertanding menghadapi Deportivo La Coruna malam nanti waktu setempat.

Jalannya Pertandingan

Daniel Alves membuka serangan Barca saat bola lambung yang ditendangnya dari luar kotak penalti membentur mistar gawang di tiang jauh. Padahal saat itu kiper lawan sudah tak kuasa berusaha menggapai si kulit bundar.

Namun justru Numancia yang kembali mengejutkan Barcelona saat mereka mampu menjebol jala Victor Valdes di menit 18 melalui Del Pino. Tapi kegembiraan tim tamu tak bertahan lama lantaran wasit membatalkan gol tersebut karena menganggap Del Pino melakukan pelanggaran terhadap Andres Iniesta saat menanduk bola tendangan bebas dari sisi kiri.

Setelah sepakan Gerard Pique dari dalam kotak penalti masih melebar, upaya Barca mencetak gol pembuka lewat Messi juga tak membuahkan hasil karena sepakan kerasnya juga dari dalam kotak penalti melenceng tipis dari sasaran.

Di sisa waktu babak pertama begitu banyak kesempatan dimiliki Barca. Namun selain penyelesaian yang tidak sempurna, kiper Pablo juga membuat beberapa penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap perawan hingga turun minum.

Upaya Barca untuk langsung menggebrak di awal babak kedua terbukti membuahkan hasil melalui Messi di menit 49. Diawali kerja keras Alves di sisi kanan, bola tandukan wing back itu melintas di depan gawang dan berbelok setelah membentur kaki Lionel Messi.

Barca tak butuh banyak waktu untuk menggandakan keunggulannya, kali ini lewat Samuel Eto’o di menit 54. Lolos dari jebakan offside di dalam kotak penalti, Eto’o sempat menghindari sergapan bek lawan sebelum melepaskan tendangan yang kemudian mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Memasuki menit 60, gawang Valdes dibobol Barkero. Tendangan bebasnya tipis dari luar kotak penalti melengkung dan menerjang ke dalam gawang tanpa bisa dihalau Valdes.

Adalah Thierry Henry yang mencetak gol ketiga Barca. Striker Prancis itu mendapat umpan pendek dari Messi, yang sebelumnya mengobrak-abrik pertahanan lawan, dan melepaskan tembakan ke tiang jauh sambil menjatuhkan diri.

Gol penutup Barca datang saat pertandingan tersisa 15 menit kembali atas nama Messi. Kali ini pesepakbola Argentina itu mendapatkan umpan dari Eto’o.

Di sisa waktu pertandingan, baik Numancia maupun Barcelona sama-sama memiliki kesempatan menambah golnya. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda laga usai, papan skor tetap menunjuk angka 4-1.

Read more...

Kamis, Januari 22, 2009

Barca : Bertemu Dengan Sang Penakluk!


Bandung - Bukan Real Madrid atau Villarreal yang menggoreskan kekalahan kepada Barcelona. Tim yang bisa melakukannya adalah Numancia. Pekan ini, saatnya Barca membalaskan dendam.

Ya benar. Anda tidak sedang salah baca. Ketika Liga Spanyol memasuki musim baru, Numancia langsung memukul keras Barcelona dengan kemenangan 1-0 di kandang sendiri. Gol tunggal yang mempermalukan Barca saat itu dicetak oleh Mario Martinez.

Barca sendiri saat itu sedang mengalami transisi. Tongkat kepelatihan baru saja diestafetkan dari tangan Frank Rijkaard kepada Josep Guardiola. Meski hebat sebagai pemain, Guardiola belum berpengalaman menangani klub sebesar Barca.

Tetapi Guardiola adalah orang yang cepat belajar. Di pekan berikutnya, Barca memang ditahan Racing Santander 1-1. Namun semenjak itu Los Azulgranas bagai tak terhentikan.

Total 17 pertandingan dilakoni Barca pasca partai kontra Santander itu. Hanya Getafe yang lolos dari kekalahan. Sementara 16 lawan lainnya sukses dipermalukan; beberapa di antaranya bahkan dengan selisih gol telak.

Barca berubah menjadi tim yang menakutkan. Hingga 19 pekan alias separuh La Liga berjalan, tim Catalan itu sudah mengumpulkan 50 angka. Jumlah ini adalah yang tertinggi dalam sejarah La Liga, mengalahkan koleksi 47 poin Madrid separuh musim silam.

Dari segi produktivitas, Barca tak tertandingi. Torehan 59 gol dari 19 pertandingan alias tiga gol per pertandingan sudah cukup untuk menggentarkan setiap lawan yang akan berhadapan dengan mereka.

Akhir pekan ini, Numancia akan menjadi target berikutnya. Los Rojillos bakal mengunjungi Estadio Camp Nou, Minggu (25/1/2009) dinihari WIB.

Penampilan Numancia sedang tak stabil. Di enam pertandingan terakhir, tim asuhan Sergio Kresic ini kalah tiga kali dan menang tiga kali. Bila semua kemenangan diraih di kandang, maka sebaliknya seluruh kekalahan diderita saat sedang bertandang.

Secara keseluruhan, rekor Numancia ketika bertandang memang menyedihkan. Dari 10 kali melawat, klub yang seluruh pemainnya berpaspor Spanyol itu baru sekali menang dan sembilan kali kalah.

Dengan akan menjadi tim tamu melawan Barcelona, maka peluang Numancia untuk membuat kejutan kedua sangatlah kecil. Trio penyerang Barca, Lionel Messi-Samuel Eto'o-Thierry Henry, bukanlah tombak-tombak yang gemar memberi ampun terhadap pertahanan lawan.

Cukup dengan bermain normal dan tidak meremehkan lawan, misi venganza alias balas dendam Carles Puyol dkk akan terwujud. Bisa, Barca?.(beritabola)

Read more...

Valencia Menang, Barca Imbang

Valencia - Valencia meraih kemenangan atas Sevilla 3-2 di leg pertama perempatfinal Copa del Rey. Gol kemenangan El Che tersebut dicetak oleh Juan Mata.

Valencia mampu memanfaatkan kesempatan tampil sebagai tuan rumah di leg pertama. Tampil di depan para pendukungnya, El Che sukses memetik kemenangan 3-2 dan ini menjadi modal sebelum bertandang ke kandang Valencia pada Rabu mendatang.

Pada laga yang berlangsung di Mestalla, Kamis (22/1/2009) dinihari WIB, berlangsung cukup seru. Saat pertandingan baru berjalan lima menit, El Che sudah berhasil unggul lewat gol yang dicetak oleh David Villa.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Namun di babak kedua Sevilla langsung menambah tekanan dan Luis Fabiano menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-52. Sevilla pun semakin bersemangat menyerang.

Pada menit ke-67, Sevilla balik unggul 2-1 lewat gol Adriano Correia. Gol tersebut sempat mendapatkan protes dari tuan rumah karena Correia dianggap telah lebih dulu off side sebelum dia mencetak gol.

Meski demikian, Valencia mencoba bangkit dan hasilnya pada menit ke-84, Ruben Baraja mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Baraja sukses menjebol gawang Andres Palop lewat tembakan rendahnya yang terarah.

Gol tersebut semakin membuat semangat pemain tuan rumah. Dua menit kemudian, Juan Mata memastikan kemenangan El Che atas Juara Copa del Rey 2007 itu. Sepakannya sempat deflect Sebastien Squillaci sebelum masuk ke gawang Sevilla.

Sementara Espanyol dan Barcelona masih sama-sama memiliki peluang untuk lolos ke semifinal. Pada leg pertama yang berlangsung di Olimpic Lluis Companys, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol.(detiksport)

Read more...

Rabu, Januari 21, 2009

Real Ngotot Demi Huntelaar & Diarra

Madrid-Real Madrid begitu ngotot ingin memainkan dua pemain barunya di Liga Champions. Presiden baru "El Real", Vicente Boluda menegaskan, klub akan mengajukan masalah tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).


Badan regulasi sepak bola Eropa atau UEFA sebelumnya sudah menolak permintaan Madrid untuk memainkan Lassana Diarra dan Klaas-Jan Huntelaar di Liga Champions. Sebab, kedua pemain anyar di Bernabeu ini sudah terdaftar di turnamen Piala UEFA bersama klub lama mereka. Madrid mengajukan gugatan, tapi UEFA kembali menolak dan hanya mengizinkan satu pemain tambahan untuk berlaga di Piala Eropa.

Senin (19/1) malam, Boluda mengatakan kepada Radio Cadena Ser bahwa timnya akan maju ke CAS. Boluda yang baru saja naik jabatan setelah Ramon Calderon mundur dari jabatan presiden ingin membawa mandat anggota dewan klub untuk terus memperjuangkan kedua pemain tersebut. Ia tidak akan mundur "karena setiap anggota meminta agar kami melakukan segala hal yang mungkin bagi Madrid hingga titik akhir."

Di babak 16 besar Liga Champions nanti, "El Real" akan menghadapi Liverpool. Leg pertama akan berlangsung pada 25 Februari, sementara leg kedua digelar pada 10 Maret.(kompas)

Read more...

Keliru Ucapan, Marcelo Dicibir Madridista


Madrid - Marcelo sepertinya harus berhati-hati lagi dalam memilih bahasa untuk mengekspresikan pendapatnya tentang fans. Salah-salah dia malah bisa kembali dihadiahi cibiran oleh Madridista.

Bek asal Brasil itu sudah merasakan cibiran itu saat tampil sebentar dalam laga timnya melawan Osasuna akhir pekan lalu. Menggantikan Gonzalo Higuain di 15 menit terakhir, ia justru disambut dengan siulan panjang dan cemoohan dari fans Madrid di Bernabeu.

Suporter bereaksi begitu karena merasa Marcelo tidak menaruh respek pada mereka. Sebabnya, pemain berusia 20 tahun itu pernah mengatakan bahwa opini fans tidak mempengaruhi dirinya.

Merasa ada kesalahpahaman, Marcelo pun langsung memberikan klarifikasinya. "Saya telah membaca berita bahwa beberapa orang percaya bahwa saya tidak menghormati pendapat fans. Itu tidak benar," tukas mantan pemain Fluminese ini, seperti dilansir Goal.

"Saya mungkin mengekspresikannya dengan salah, karena saya menaruh respek yang sangat besar pada setiap fans yang mendukung tim ini," sambungnya.

Rupanya Marcelo tidak jelas saat mengatakan opini seperti apa yang membuatnya cuek. Maka ia pun menerangkannya.

"Yang saya maksud waktu itu adalah, siulan-siulan dan cemoohan tidak mempengaruhi penampilan saya di lapangan. Saya seorang profesional yang bekerja keras setiap hari supaya terus berkembang, dan saya bekerja untuk klub, keluarga, dan fans saya."

Kesimpulannya, untuk meyakinkan Madridista bahwa telah terjadi kesalahpahaman atas sebuah pernyataannya, Marcelo pun mencoba menyentuh hati suporternya.

"Publik Madrid sangat menyayangi saya, dan mereka biasanya bersikap baik pada saya di stadion. Saya betul-betul senang dengan fans di Bernabeu," pungkasnya.(beritabola)

Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP